Intipesan Training

Bulan

Mei

Training Evaluation

2 Days Workshop Training Evaluation: Measuring Training Impact to Work 11 – 12 Mei 2026 | Jakarta Pengantar Program pelatihan sering dilakukan oleh organisasi untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Namun, banyak pelatihan yang belum dievaluasi secara sistematis sehingga sulit mengetahui apakah pelatihan benar-benar memberikan dampak pada kinerja individu maupun organisasi. Beberapa pendekatan evaluasi pelatihan telah dikembangkan, seperti Kirkpatrick Model yang diperkenalkan oleh Donald Kirkpatrick dan model Phillips ROI Model oleh Jack J. Phillips yang menekankan pengukuran dampak hingga tingkat pengembalian investasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan khusus agar para praktisi SDM, trainer, dan pengelola pelatihan mampu merancang dan melakukan evaluasi dampak pelatihan secara sistematis dan terukur. TUJUAN WORKSHOP Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu: Memahami konsep evaluasi pelatihan. Menggunakan model evaluasi pelatihan secara tepat. Menyusun indikator keberhasilan pelatihan. Mendesain instrumen evaluasi pelatihan. Mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja. Menyusun laporan evaluasi pelatihan. TARGET PESERTA Pelatihan ini ditujukan kepada: Praktisi HR Trainer atau fasilitator pelatihan Pengelola program pelatihan Manajer SDM Peneliti atau akademisi di bidang pengembangan SDM Jumlah peserta ideal: 20–30 orang AGENDA & MATERI WORKSHOP Hari 1 Materi Pokok bahasan Sesi 1 – Konsep Dasar Evaluasi Pelatihan Pengertian evaluasi pelatihan. Mengapa dampak pelatihan perlu diukur Hubungan pelatihan dengan kinerja organisasi Tantangan dalam evaluasi pelatihani Coffee break Sesi 2 – Model Evaluasi Pelatihan Penjelasan Kirkpatrick Model oleh Donald Kirkpatrick. Penjelasan Phillips ROI Model oleh Jack J. Phillips Perbandingan beberapa model evaluasi Lunch break Sesi 3 – Menyusun Indikator Dampak Pelatihan Menentukan tujuan evaluasi Menyusun indikator keberhasilan pelatihan Menyusun Key Performance Indicators (KPI) Latihan: Peserta membuat indikator evaluasi untuk sebuah pelatihan. Coffee break Sesi 4 – Desain Instrumen Evaluasi Teknik membuat kuesioner evaluasi. Pre-test dan post-test. Observasi dan wawancara Pengumpulan data kinerja Latihan: Menyusun instrumen evaluasi pelatihan. Hari 2 Materi Pokok bahasan Sesi 5 – Pengumpulan Data Evaluasi Teknik pengumpulan data pelatihan Waktu pelaksanaan evaluasi Validitas dan reliabilitas data Latihan: Simulasi pengumpulan data evaluasi. Coffee break Sesi 6 – Analisis Data Evaluasi Analisis hasil pre-test dan post-test Analisis perubahan perilaku Analisis dampak terhadap kinerja Latihan: Analisis contoh data evaluasi pelatihan. Lunch break Sesi 7 – Mengukur Dampak dan ROI Pelatihan Konsep dampak pelatihan Menghitung manfaat pelatihan Perhitungan ROI pelatihan Latihan: Simulasi perhitungan ROI pelatihan Coffee break Sesi 8 – Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut Struktur laporan evaluasi pelatihan Cara menyajikan data evaluasi Menyusun rekomendasi perbaikan pelatihan Latihan: Peserta menyusun ringkasan laporan evaluasi pelatihan. Output Pelatihan Setelah pelatihan, peserta diharapkan menghasilkan: Draft indikator evaluasi pelatihan Instrumen evaluasi pelatihan Simulasi laporan evaluasi pelatihan Metode Pelatihan Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi: Ceramah interaktif Diskusi kelompok Studi kasus Simulasi evaluasi pelatihan Praktik menyusun instrumen evaluasi Presentasi hasil kerja kelompok Evaluasi Pelatihan Evaluasi pelatihan dilakukan melalui: Evaluasi kepuasan peserta Penilaian hasil praktik Penilaian partisipasi peserta Umpan balik terhadap materi pelatihan RENCANA PELAKSANAAN 11 – 12 Mei 2026 Jakarta Narasumber Tim Associate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11%   CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Bulan, Juni

Pedoman Pengadaan Barang Dan Jasa Di Industri Minyak Dan Gas Hulu Indonesia

Pelatihan 2 hari PEDOMAN PENGADAAN BARANG DAN JASA DI INDUSTRI MINYAK DAN GAS HULU INDONESIA “PTK.007 REV.5” 3 – 4 Juni 2026 | Hotel Mercure – Jakarta Latar Belakang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa di Industri Hulu Migas (PTK.007 Rev.5) menjadi acuan penting dalam memastikan proses pengadaan berjalan tertib, transparan, dan sesuai aturan. Namun, masih terdapat kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman para pelaksana terhadap ketentuan yang berlaku, terutama seiring dengan perubahan dan kompleksitas kegiatan di industri hulu migas. Oleh karena itu, pelatihan ini diperlukan agar seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama dan mampu menerapkan pedoman tersebut dengan benar. Dengan adanya pelatihan, diharapkan proses pengadaan dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta sesuai dengan prinsip kepatuhan yang berlaku. Tujuan Pelatihan Memahami prosedur dan mekanisme pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di industri hulu minyak dan gas. Memahami filosofi dan tujuan ketentuan TKDN, prinsip-prinsip dasarnya, komponen barang dan jasa domestik, serta ketentuan dasar dan pihak-pihak terkait TKDN dan peran masing-masing. Memahami ketentuan kerja sama pengadaan antara K3S Cost Recovery dan K3S Gross Split. Mendapatkan ketentuan terbaru yang berlaku sesuai dengan amandemen pertama, kedua, dan ketiga. Sasaran Peserta Manajer dan Staf di SCM/Pengadaan Manajer dan Staf di Logistik dan Material Manajer dan Staf di Manajemen Aset Pengguna K3S Barang dan Jasa Otorisasi/Hukum Para Pemimpin, Pengembangan Bisnis, dan Tender Materi Pembahasan Kebijakan Manajemen Rantai Pasokan Strategis di Industri Minyak dan Gas Strategi Pembangunan Kapasitas Nasional Perencanaan Pengadaan K3S Barang dan Jasa Ketentuan untuk Otoritas K3S dalam Pengadaan Barang dan Jasa Prinsip Dasar Komponen Domestik Program Pengembangan Vendor Komite Tender K3S Tahapan Pengadaan Barang dan Jasa Pelaksanaan Tender Barang dan Jasa Manajemen Kontrak Panduan untuk Penyedia Barang dan Jasa Ketentuan Kerja Sama Pengadaan antara K3S Cost Recovery dan K3S Gross Split. Batasan Nilai Pengadaan Sesuai dengan Konversi Dolar AS yang Baru. Dampak Perubahan Status Perusahaan yang Berpartisipasi dalam Pengadaan. Materi Pembahasan Hari Pertama Time Materi 08.00 – 10.00 Tujuan pengadaan dalam PTK007 Rev. 5 Ketentuan Daftar Pengadaan Konsep Komponen Domestik Ketentuan tentang Kewajiban Menggunakan Barang, Jasa, dan Kompetensi Domestik Ketentuan tentang Bantuan Uang Muka 10.00 – 10.15 Coffee Break pagi 10.15 – 12.00 Ketentuan tentang Perkiraan Harga Sendiri (HPS) / Owner Estimate (OE) Ketentuan Dasar untuk Penawaran Barang dan Jasa Ketentuan Khusus untuk Pengadaan Komoditas Primer Centralized Integrated Vendor Database (CIVD) Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa 12.00 – 13.00 Istirahat, Sholat dan Makan Siang 13.00 – 14.30 Prosedur Pelaksanaan Tender di CIVD. Ketentuan Pra-kualifikasi dan Pelaksanaannya Ketentuan Penunjukan Langsung Persyaratan Komite Tender 14.30 – 14.45 Coffee Break sore 14.45 – 16.00 Wewenang dan Ketentuan Persetujuan SKK Migas untuk Tender (CIVD) Tahapan dan Proses Tender Publik Tahapan dalam Evaluasi Penawaran Komersial Ketentuan Mengenai Jaminan Penawaran dan Berbagai Jaminan Lainnya dalam Tender 16.00 – 16.10 Evaluasi Hari Pertama Hari Kedua Time Materi 08.00 – 10.00 Penawaran Alternatif dan Pengecualian Implementasi Evaluasi Harga Satuan dan Harga Tetap Koreksi Aritmatika Klarifikasi tentang Kewajaran TKDN dan Harga Ketentuan untuk Penawaran yang Didiskualifikasi Prosedur untuk Menghitung Peringkat Hasil Lelang Barang 10.00 – 10.15 Coffee Break pagi 10.15 – 12.00 Klarifikasi tentang Kewajaran TKDN dan Harga Ketentuan untuk Penawaran yang Didiskualifikasi Prosedur untuk Menghitung Peringkat Hasil Lelang Barang Prosedur Perhitungan dan Penentuan Peringkat Hasil Tender Layanan Prosedur Negosiasi dan Penentuan Kandidat Pemenang Tender 12.00 – 13.00 Istirahat, Sholat dan Makan Siang 13.00 – 14.30 Tahapan dan Proses Pengadaan Langsung Tahapan dan Proses Penunjukan Langsung Batas Waktu Penawaran Perubahan pada Lingkup Kontrak (PLK) 14.30 – 14.45 Coffee Break sore 14.45 – 16.00 Sanksi bagi Penyedia Barang dan Jasa Pengembangan Penyedia Barang dan Jasa Ketentuan untuk Kontrak Bersama dan Farm dalam K3S Pemulihan Biaya dengan K3S Pembagian Bruto 16.00 – 16.10 Evaluasi Hari Kedua Metode Pelatihan Kuliah dan sesi kelas Berbagi Informasi dan Pengalaman secara Interaktif Biaya Investasi 1 peserta @ Rp. 11.000.000,- 2 peserta @ Rp. 10.500.000,-  3 peserta atau lebih @ Rp. 10.000.000,- Contact Devira 0857-7612-4833 devira@intipesantraining.com Whatsapp Form Registrasi

Bulan, Mei

Anger Management

ANGER MANAGEMENT Menguasai Kemarahan, Menahan Emosi danBersikap Tenang di Bawah Tekanan 5 – 6 Mei 2026 | Hotel Citiloog – Jakarta Gambaran Umum Lokakarya: Dalam lingkungan kerja yang serba cepat dan penuh tekanan saat ini, kemarahan dan frustrasi adalah respons emosional yang umum tetapi kemarahan yang tidak terkendali dapat merusak hubungan, mengganggu penilaian, mengurangi kredibilitas, dan berdampak negatif pada moral dan kinerja tim. Lokakarya interaktif selama dua hari ini membekali peserta dengan wawasan psikologis, strategi pengaturan emosi, dan alat komunikasi praktis yang dibutuhkan untuk mengelola amarah secara efektif dalam konteks profesional dan pribadi. Peserta akan mempelajari bagaimana amarah berkembang, mengidentifikasi pemicu pribadi, mengatur reaksi emosional, dan merespons secara konstruktif bahkan dalam situasi yang menantang. Program ini mengintegrasikan ilmu saraf, prinsip-prinsip kecerdasan emosional, psikologi perilaku, dan strategi komunikasi untuk membantu individu beralih dari reaksi impulsif ke respons yang disengaja. Pada akhir lokakarya, peserta akan memperoleh kesadaran diri yang lebih besar, pengendalian emosi, ketahanan, dan kepercayaan diri dalam menangani situasi sulit dengan tenang dan profesional. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami psikologi dan ilmu saraf di balik kemarahan dan pemicu emosional. Mengenali  pola amarah pribadi, pemicu, dan respons perilaku. Mampu menerapkan  teknik pengaturan emosi untuk mengelola amarah dalam situasi nyata. Mengembangkan  pola pikir yang lebih sehat untuk mengurangi peningkatan emosi. Berkomunikasilah secara tegas dan konstruktif selama konflik. Bisa menangani orang-orang yang sulit dan percakapan yang menantang dengan tenang dan profesional. Materi Pelatihan Hari 1Memahami Kemarahan & Kesadaran Emosional Topik   : Gambaran Umum Program Memahami Kemarahan: Teman atau Musuh? Neurosains di Balik Pengambilalihan Emosi Mengidentifikasi Pemicu Pribadi & Gaya Kemarahan Distorsi Kognitif: Bagaimana Pikiran Memicu Kemarahan Teknik Pengendalian Amarah Langsung Refleksi & Integrasi Hari 2 Mengelola Reaksi & Berkomunikasi Secara Efektif Topik : Merespons Alih-alih Bereaksi: Pengendalian Diri Emosional Komunikasi Asertif Tanpa Agresi Mengelola Orang-Orang Sulit: Keterampilan De-eskalasi (Bagian1) Mengelola Situasi Konflik: Praktik & Penerapan (Bagian 2) Membangun Ketahanan Emosional & Pengendalian Jangka Panjang Rencana Aksi Pengelolaan Amarah Pribadi & Penutup Metodologi Pelatihan: Program ini menggunakan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa dengan keterlibatan yang tinggi: Kuliah interaktif. Penilaian diri psikologis. Latihan refleksi. Pembelajaran berbasis skenario. Permainan peran dan simulasi. Diskusi kelompok. Pembinaan dan umpan balik. Latihan perilaku. Perencanaan aplikasi tempat kerja nyata. Waktu & Tempat 5 – 6 Mei 2026 | Hotel Citiloog – Jakarta Fasilitator Drs Kusheryuwono, M.Psi.T Informasi & Kontak BIAYA INVESTASI Rp. 3.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Offline Class

Time Management

Time Management 21 April 2026 | Jakarta Latar Belakang Dalam dunia kerja yang dinamis dan penuh tuntutan, karyawan dituntut untuk mampu mengelola waktu secara efektif agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang optimal. Kurangnya kemampuan manajemen waktu sering menyebabkan penurunan produktivitas, meningkatnya stres kerja, serta tidak tercapainya target organisasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan Time Management guna membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan teknik praktis dalam mengelola waktu secara efektif dan efisien. Latar Belakang Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dan prinsip dasar time management Mengidentifikasi pemborosan waktu dan kebiasaan tidak produktif Menentukan prioritas kerja secara tepat Menyusun perencanaan dan penjadwalan kerja yang efektif Menerapkan teknik time management dalam aktivitas kerja sehari-hari Sasaran Peserta Pelatihan ini ditujukan bagi: Karyawan/staf Supervisor atau team leader Individu yang ingin meningkatkan efektivitas kerja Jumlah peserta disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Ruang Lingkup Materi Materi pelatihan meliputi: Konsep dasar dan pentingnya time management Identifikasi pemborosan waktu (time wasters) Prokrastinasi dan cara mengatasinya Penentuan prioritas kerja (penting vs mendesak) Perencanaan dan penjadwalan waktu Teknik-teknik time management (to-do list, Eisenhower Matrix, Pomodoro, time blocking) Penyusunan rencana tindak lanjut (action plan) Metode Pelatihan Ceramah interaktif Diskusi dan tanya jawab Studi kasus Latihan individu dan kelompok Simulasi penerapan teknik time management Output yang Diharapkan Peserta memahami konsep dan teknik time management Peserta mampu menyusun rencana kerja yang terstruktur Peserta memiliki action plan penerapan time management di tempat kerja FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan WAKTU & TEMPAT 21 April 2026 | Jakarta BIAYA INVESTASI Rp. 2.500.000,- /peserta CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Oktober

Communication Skills

COMMUNICATION SKILLS Mengembangkan Kemampuan Komunikasiyang Efektif, Terstruktur, dan Menginspirasi 1 – 2 April 2026 & 28 – 29 Oktober 2026 Jakarta LATAR BELAKANG Kemampuan komunikasi yang efektif merupakan keterampilan kunci dalam dunia kerja saat ini. Tidak hanya sekadar menyampaikan pesan, namun juga memahami audiens, mengolah data menjadi insight, serta menyampaikan ide secara persuasif dan berpengaruh. Sayangnya, banyak profesional masih mengalami kendala dalam menyusun pesan dengan alur yang logis, menggunakan data dan visualisasi untuk memperkuat argumen, mendengarkan secara aktif dan merespons dengan empati. Pelatihan “Insightful & Impactful Communication” dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan aplikatif yang menekankan learning by doing. Peserta tidak hanya memahami konsep komunikasi efektif, tetapi juga mempraktikkannya dalam konteks pekerjaan nyata. LATAR BELAKANG Menyampaikan informasi dengan media pendukung (slide, data, visualisasi) secara menarik dan mudah dipahami. Menyampaikan ide, pendapat, dan instruksi secara terstruktur dan persuasif. Mendengarkan aktif dan mengonfirmasi pemahaman untuk membangun komunikasi dua arah yang produktif. SASARAN PESERTA Pelatihan ini ditujukan untuk: Profesional lintas fungsi dan level manajerial, Supervisor, manajer, dan pimpinan proyek, Karyawan dengan banyak peran dalam penyampaian laporan, presentasi, atau koordinasi antarunit. MATERI & SUBTOPIK PELATIHAN Hari 1 – Insightful Communication 1. Fundamentals of Clear Communication 4C: Clarity, Conciseness, Coherence, Confidence Menyusun pesan secara logis (Tujuan – Poin Utama – Tindakan) Menyampaikan pesan yang terstruktur dan berdampak 2. Data-Driven Communication Menggunakan fakta, data, dan bukti untuk mendukung gagasan Menghindari kelebihan data Mengubah data menjadi cerita Menyajikan data yang meyakinkan dan menginformasikan 3. Visual Communication Tools Merancang slide, bagan, dan visual yang efektif Alat: PowerPoint, Canva, prinsip visualisasi data sederhana Buat visual yang memperkuat pesan Anda Hari 2 – Impactful Communication 4. Communicating Ideas with Confidence Mengatasi rasa gugup saat berbicara Menyampaikan ide secara asertif dan persuasif Menangani pertanyaan dan keberatan dengan percaya diri 5. Active Listening & Empathic Communication Teknik mendengarkan aktif dan reflektif Mengonfirmasi pemahaman dan menghindari mispersepsi Menggunakan empati untuk membangun hubungan profesional 6. Praktek Simulasi Komunikasi Profesional & Feedback Personal OUTPUT / HASIL PELATIHAN Setelah pelatihan, peserta diharapkan : Mampu menyusun dan menyampaikan informasi berbasis data dengan efektif, Lebih percaya diri dan persuasif dalam menyampaikan ide, Memahami cara mendengarkan dan berempati dalam komunikasi profesional, Mengelola emosi dan menyesuaikan gaya komunikasi terhadap audiens. AKTIVITAS SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN Test Pemahaman (dengan kuesioner) Pengukuran Perilaku (dengan kuesioner) Observasi di Lapangan (pengambilan data saat implementasi) Laporan data METODE PELATIHAN Metode pelatihan bersifat interaktif dan aplikatif, meliputi: Paparan teori dan konsep, Diskusi kelompok dan studi kasus, Simulasi dan role play, Praktik individual dan umpan balik langsung. PENUTUP Pelatihan “Insightful & Impactful Communication” membantu peserta tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membangun makna dan pengaruh positif di setiap interaksi profesional. Melalui kombinasi teori, praktik, dan refleksi, peserta akan menjadi komunikator yang lebih strategis, empatik, dan berdampak. Kami siap menyesuaikan konten dan pendekatan pelatihan agar selaras dengan kebutuhan spesifik organisasi Anda. FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Juli

Workload Analysis

Workload Analysis:Strategi Efektif Mengelola Beban Kerja untuk Produktivitas Optimal 8 – 9 April 2026 | Jakarta 1 – 2 Juli 2026 | Jakarta Latar Belakang Dalam era bisnis yang menuntut kecepatan, efisiensi, dan ketepatan kinerja, organisasi dihadapkan pada tantangan untuk memastikan setiap sumber daya bekerja secara optimal. Beban kerja yang tidak seimbang—terlalu tinggi maupun terlalu rendah—dapat berdampak pada turunnya produktivitas, meningkatnya stres kerja, hingga ketidakefisienan biaya operasional. Analisis Beban Kerja (Workload Analysis) merupakan alat manajerial yang terbukti efektif dalam membantu organisasi menilai, mengukur, dan mengelola distribusi pekerjaan secara objektif. Melalui pendekatan ini, manajemen dapat memastikan bahwa setiap individu dan unit kerja memiliki beban kerja yang sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif sekaligus keterampilan praktis dalam melakukan analisis beban kerja, mulai dari tahap perencanaan, pengumpulan data, hingga interpretasi hasil dan penyusunan rekomendasi strategis. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep, tujuan, dan manfaat analisis beban kerja dalam konteks manajemen SDM modern. Menguasai teknik dan metode pengukuran beban kerja baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi beban kerja individu dan organisasi. Menyusun laporan dan rekomendasi hasil analisis beban kerja sebagai dasar perencanaan kebutuhan tenaga kerja. Mengaplikasikan hasil analisis beban kerja dalam pengambilan keputusan manajerial, seperti rekrutmen, redistribusi pekerjaan, dan peningkatan kinerja tim. Sasaran Pelatihan Pelatihan ini ditujukan bagi organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia melalui penerapan metode analisis beban kerja yang sistematis, objektif, dan berkelanjutan. Target Peserta Kepala Bagian / Manager SDM Staf HR / HR Analyst Supervisor / Kepala Unit Kerja Analis Organisasi & Tata Laksana Konsultan internal Agenda & Rencana Materi Pelatihan Hari 1 – Pemahaman Konseptual & Fondasi Analisis Beban Kerja Waktu Topik & Pokok Bahasan 08.30 – 09.00 Pembukaan & Ice Breaking Perkenalan, ekspektasi peserta, dan tujuan pelatihan 09.00 – 10.30 Konsep Dasar Workload Analysis Pengertian dan manfaat WLA Hubungan antara WLA dan manajemen kinerja Dampak beban kerja terhadap produktivitas dan kesejahteraan pegawai 10.30 – 10.45 Rehat / Cofee Break 10.45 – 12.00 Komponen dan Faktor yang Mempengaruhi Beban Kerja Faktor internal dan eksternal Aspek fisik, mental, dan waktu kerja Standar beban kerja individu dan tim 12.00 – 13.00 Rehat / Ishoma 13.00 – 14.30 Metodologi Analisis Beban Kerja Pendekatan kuantitatif dan kualitatif Teknik observasi, wawancara, dan kuesioner Metode WISN, Full Time Equivalent (FTE), dan Time Study 14.30 – 15.00 Rehat / Coffee Break 15.00 – 16.00 Latihan Kasus I: Menghitung Beban Kerja Simulasi penghitungan beban kerja berdasarkan data riil Diskusi hasil per kelompok Hari 2 – Aplikasi, Analisis Data, dan Implementasi Strategis Waktu Topik & Pokok Bahasan 08.30 – 10.00 Analisis Data dan Interpretasi Hasil WLA Teknik pengolahan dan analisis data Menarik kesimpulan dari hasil pengukuran Identifikasi area kelebihan dan kekurangan beban kerja 10.00 – 10.15 Rehat / Cofee Break 10.15 – 12.00 Penyusunan Rekomendasi dan Laporan WLA Format laporan hasil analisis Menyusun rekomendasi strategis untuk manajemen Komunikasi hasil analisis secara efektif 12.00 – 13.00 Rehat / Ishoma 13.00 – 14.30 Integrasi Workload Analysis dalam Manajemen SDM Penggunaan hasil WLA untuk rekrutmen, rotasi, dan pengembangan SDM WLA sebagai alat perencanaan kebutuhan pegawai 14.30 – 15.00 Rehat / Coffee Break 15.00 – 16.00 Latihan Kasus II: Studi Implementasi Nyata Simulasi penerapan hasil analisis beban kerja pada kasus organisasi tertentu 16.00 – 16.30 Evaluasi, Penutupan & Sertifikasi Umpan balik peserta dan pembicara Penyerahan sertifikat pelatihan Metodologi Pelatihan Pelatihan ini menggunakan pendekatan “Experiential Learning” yang menggabungkan teori dan praktik secara seimbang, melalui: Interactive Lecture: Pemaparan konsep disertai contoh nyata. Group Discussion: Berbagi pengalaman dan analisis permasalahan lapangan. Case Study & Simulation: Latihan praktis penghitungan dan analisis data beban kerja. Feedback Session: Evaluasi dan penyusunan rekomendasi implementatif. Penutup Melalui pelatihan “Workload Analysis: Strategi Efektif Mengelola Beban Kerja untuk Produktivitas Optimal”, organisasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional melalui pengelolaan beban kerja yang lebih terukur dan berkeadilan. Dengan pemahaman dan keterampilan yang tepat, peserta tidak hanya mampu menganalisis, tetapi juga mengubah hasil analisis menjadi strategi peningkatan produktivitas yang berdampak nyata bagi organisasi Output Pelatihan Peserta akan memperoleh: Pemahaman komprehensif tentang Workload Analysis Template dan tools penghitungan beban kerja Contoh laporan analisis beban kerja siap pakai Sertifikat Pelatihan Fasilitas untuk peserta Training kit Sertifikat pelatihan Softcopy materi File dokumentasi FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan WAKTU & TEMPAT 8 – 9 April 2026 | Jakarta 1 – 2 Juli 2026 | Jakarta BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Offline Class

Analytical Thinking for Decision Making

Analytical Thinking for Effective Decision Making 15 – 16 April 2026 | Jakarta Latar Belakang Dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari, karyawan sering dihadapkan pada berbagai masalah dan tuntutan pengambilan keputusan. Namun, keputusan yang diambil tidak selalu didasarkan pada analisis yang tepat, melainkan pada kebiasaan atau asumsi, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dan menghambat kinerja. Melalui pelatihan Analytical Thinking untuk Pengambilan Keputusan, karyawan dibekali kemampuan berpikir logis dan sistematis dalam menganalisis masalah serta menentukan keputusan yang tepat. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas keputusan kerja dan mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan. TUJUAN PELATIHAN Setelah pelatihan, peserta mampu: Mengidentifikasi masalah kerja secara tepat Menganalisis data dan sebab–akibat Menyusun alternatif solusi Mengambil keputusan kerja secara rasional dan berbasis bukti Mengkomunikasikan alasan keputusan dengan jelas Sasaran Peserta: Karyawan level staf – supervisor (dapat disesuaikan untuk manajer) Metode: Paparan singkat (20–30%) Diskusi & studi kasus (40%) Simulasi & latihan kelompok (40%) STRUKTUR & AGENDA PELATIHAN Hari 1 SESI MATERI Sesi 1.Pembukaan & Awareness Tujuan: membangun mindset analitis Tantangan pengambilan keputusan di tempat kerja Kesalahan umum dalam pengambilan keputusan Peran analytical thinking dalam dunia kerja Sesi 2.Mindset & Bias dalam Pengambilan Keputusan Tujuan: menyadarkan pola pikir yang menghambat analisis Fakta vs asumsi Bisa kognitif di tempat kerja Berpikir objektif & logis Sesi 3.Identifikasi & Perumusan Masalah Kerja Tujuan: memastikan masalah yang dianalisis adalah masalah inti Gejala vs akar masalah Teknik 5W+1H dan 5 Why Menyusun problem statement yang tepat Sesi 4.Analisis Sebab–Akibat Tujuan: memahami penyebab masalah secara sistematis Hubungan sebab–akibat Teknik fishbone / diagram sebab–akibat Analisis proses kerja sederhana Refleksi Hari 1 Insight utama hari pertama Kaitan dengan pekerjaan masing-masing Hari 2 SESI MATERI Sesi 5.Analisis Data & Informasi Kerja Tujuan: membangun keputusan berbasis data Menentukan data yang relevan Membaca KPI/laporan sederhana Menghindari data yang menyesatkan Sesi 6.Penyusunan Alternatif Solusi Tujuan: memperluas sudut pandang solusi Teknik menyusun beberapa opsi solusi Analisis kelebihan, kekurangan, dan risiko Skala prioritas solusi Sesi 7.Pengambilan Keputusan yang Efektif Tujuan: memilih solusi terbaik secara rasional Kerangka pengambilan keputusan Keputusan cepat vs keputusan tepat Menyesuaikan keputusan dengan wewenang kerja Sesi 8.Komunikasi Keputusan & Evaluasi Tujuan: keputusan dapat dipahami & dijalankan Menyampaikan alasan keputusan secara logis Komunikasi berbasis data Evaluasi hasil keputusan & pembelajaran Penutup & Action Plan Ringkasan pembelajaran Penyusunan personal action plan Komitmen penerapan di tempat kerja OUTPUT PELATIHAN Peserta menghasilkan: Kerangka berpikir analitis Latihan studi kasus kerja Template analisis masalah & keputusan Action plan penerapan di pekerjaan WAKTU & TEMPAT 15 – 16  April 2026 | Jakarta FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Februari, Mei, Offline Class, Oktober

Effective Negotiation Skills

Public Class 2 Days Workshop EFFECTIVE NEGOTIATION SKILL Jurus Ampuh Memenangkan Negosiasi Perusahaan menghadapi berbagai perubahan dalam berbagai aspek seperti sosial, politik, ekonomi dan bisnis. Dimungkinkan ke depan perusahaan menghadapi semua hal di atas dan semakin sulit termasuk dalam menglola bisnis, mendapat keuntungan yang baik, mengatur keuangan, berinteraksi dengan orang lain. Salah satu tugas penting dari para Decision Makers adalah mencapai kesepakatan dan persetujuan dengan pihak terkait, secara individu maupun sebagai wakil perusahaan. Kesepakatan tersebut meliputi berbagai hal, misalnya. Kesepakatan kerja, kesepakatan bisnis dan hal lainnya dari yang sangat serius maupun yang remeh temeh. Untuk itu seorang Decision Maker harus mempertajam kompetensinya dalam melakukan negosiasi maupun lobby agar kesepakatan tersebut dengan mulus dapat dicapai. Workshop ini akan membahas secara rinci dan mudah dicerna mengenai teknik-teknik negosiasi dan lobby bagi para decision maker. Materi yang diberikan tidak hanya konsep tapi dipenuhi juga denga nrole-play dari yang sederhana maupun yang complicated  serta game agar peserta dapat memahami bagaimana cara meng-implemantasikan berbagai konsep negosiasi maupun lobby yang diberikan. TUJUAN WORKSHOP Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan akan mampu untuk : Memahami prinsip prinsip negosiasi Memahami aspek manusia dalam berinteraksi dengan pihak lain Mampu menyusun perencanaan negosiasi Memahami teknik  menjalankan negosiasi dengan berbagai strategi yang dikembangkan TARGET PESERTA Manajer Supervisor Senior staff AGENDA & MATERI WORKSHOP Day 1 Prinsip Negosiasi Pokok bahasan: Pengertian negosiasi Negosiasi Integrative dan distributive Mutual Gains Approach Aspek Manusia dalam Negosiasi Pokok bahasan: Hubungan antar manusia dalam negosiasi Negotiation Style profile Perencanaan Negosiasi Pokok bahasan: Langkah-langkah dalam perencanaan Lingkungan dalam negosiasi Strategi Negosiasi Pokok bahasan: Tahapan dalam negosiasi Menutup negosiasi Day 2 Negosiasi dan Lobbying dalam Bisnis dan Aktifitas Perusahaan Pokok bahasan: Negosiasi dan Lobby dalam bisnis dan kegiatan perusahaan Masalah dan tantangan dalam negosiasi dan Lobby Hubungan antara Negosiasi dengan Lobby & Kriteria sukses Konteks negosiasi & WIN-WIN Solution sebagai prioritas hasil negosiasi Unsur-Unsur Pokok dalam Sukses Negosiasi & Komunikasi Persuasif dalam Negosiasi & Lobbying Pokok bahasan: Kunci sukses negosiasi & Point of negotiation dan hakekat konsesi Effective negotiation Proccees & Active listening technique in negotiation & lobby Komunikasi persuasive sebagai kunci sukses negosiasi Mengatasi hambatan komunikasi dalam lobby & negosiasi Latihan Pokok bahasan: Latihan individu & grup Evaluasi & Perbaikan Informasi & Pendaftaran RENCANA PELAKSANAAN 4 – 5 Februari 2026 21 -22 Mei 2026 14 – 15 Oktober 2026 Jakarta METODE PELATIHAN Konsep Teori :  30% Diskusi :  20%  Latihan & Praktek :  50%. FASILITATOR Tim Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / PESERTA Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0855-4502-5651) Whatsapp

Februari, Juni, November, Offline Class

Strategi Pemasaran Jasa

2 Days Workshop STRATEGI PEMASARAN JASA 12 – 13 Februari 2026 | Yogyakarta 17 – 18 Juni 2026 | Yogyakarta 11 -12 November 2026 | Yogyakarta Pengantar Dalam industri jasa seperti asuransi, perbankan, dan pembiayaan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh produk yang ditawarkan, tetapi juga oleh cara layanan disampaikan kepada nasabah. Karena jasa tidak berwujud, strategi pemasaran harus mampu membangun kepercayaan dan menciptakan pengalaman yang positif bagi pelanggan. Pelatihan ini dirancang untuk membantu para pegawai dan tim pemasaran memahami cara menyusun strategi pemasaran jasa yang efektif. Fokusnya adalah pada pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, komunikasi yang tepat, serta pemanfaatan media digital untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan. TUJUAN WORKSHOP Pelatihan ini bertujuan untuk: Memberikan pemahaman komprehensif tentang strategi pemasaran di sektor jasa Membekali peserta dengan keterampilan menyusun, mengeksekusi, dan mengevaluasi strategi pemasaran Mengasah kemampuan adaptasi terhadap tren digital, regulasi yang ada, dan kebutuhan pelanggan Peserta mampu merancang strategi pemasaran jasa keuangan yang efektif Peserta memahami cara memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran Peserta mampu menyusun rencana pemasaran yang aplikatif di perusahaan mereka TARGET PESERTA Direktur Pemasaran Manajer Pemasaran Staff Senior Pemasaran Divisi komunikasi pemasaran Pelayanan Pelanggan AGENDA & MATERI WORKSHOP Hari 1 – Fundamental & Analisis Strategi Pemasaran Materi Pokok bahasan [09.00 – 10.30] Sesi 1: Landscape & Trend Pemasaran di Industri Jasa Dinamika persaingan di sektor asuransi, perbankan, dan lembaga pensiun. Regulasi dan kebijakan pemerintah (OJK, BPJS, dsb.) yang memengaruhi pemasaran. Perubahan perilaku konsumen di sektor jasa keuangan. Coffee break [10.45 – 12.00] Sesi 2:Konsep Dasar & Pilar Strategi Pemasaran Jasa Karakteristik pemasaran jasa (intangibility, inseparability, variability, perishability). Positioning, Differentiation, Branding di sektor jasa keuangan. Segmentation, Targeting, Positioning (STP) untuk sektor jasa keuangan. Lunch break [13.00 – 14.30] Sesi 3: Analisis Pasar & Pelanggan Customer journey & touch points di produk keuangan/asuransi. Alat analisis pasar (SWOT, dll) Analisis kebutuhan pelanggan (B2C dan B2B). Coffee break [15.00 – 16.30] Sesi 4: Marketing Mix 7P dalam Jasa Product (fitur & manfaat). Price (strategi harga premi, bunga, biaya administrasi). Place (saluran distribusi: cabang, agen, digital). Hari 2 – Strategi Implementasi & Pemasaran Modern Materi Pokok bahasan [08.30 – 10.00] Sesi 5: Relationship Marketing & Customer Retention Strategi membangun loyalitas pelanggan. Layanan purna jual & experience management. Mengelola trust dan kredibilitas brand di sektor keuangan. Coffee break [10.15 – 11.45] Sesi 6:Perencanaan & Eksekusi Strategi Pemasaran Merancang rencana pemasaran (Marketing Plan). Indikator keberhasilan (KPI: customer acquisition, retention, brand awareness). Studi kasus & simulasi penyusunan strategi pemasaran. Diskusi kelompok & presentasi rencana pemasaran peserta. Lunch break & End RENCANA PELAKSANAAN 12 – 13 Februari 2026 17 – 18 Juni 2026 11 -12 November 2026 Yogyakarta METODE PELATIHAN Pemaparan Materi Studi Kasus Diskusi Kelompok Praktik Langsung (Hands-On) Simulasi / Role Play Narasumber Tim Associate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11%   CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Februari, Offline Class

How To Identify Training Needs (TNA)

2 Days Workshop HOW TO IDENTIFY TRAINING NEEDS (TNA) 3 Februari 2026 – Jakarta Dalam praktik pengembangan karyawan, training masih sering diberikan tanpa didasarkan pada kebutuhan nyata individu atau unit kerja. Program training diselenggarakan berdasarkan asumsi atau rutinitas, bukan hasil analisis yang terarah. Akibatnya, training yang dilakukan tidak memberikan perubahan berarti terhadap cara kerja karyawan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sering kali tidak sesuai dengan peran, tugas, dan aktivitas kerja sehari-hari. Kondisi ini membuat hasil training sulit diterapkan di tempat kerja dan tidak berdampak pada peningkatan kinerja. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran akan pentingnya memilih program yang tepat untuk orang yang tepat. Training yang efektif seharusnya diawali dengan pemahaman yang jelas mengenai kebutuhan kerja dan kesenjangan kinerja yang ada. Dengan pendekatan yang tepat, training dapat menjadi alat yang benar-benar mendukung peningkatan kinerja dan pencapaian tujuan organisasi. SASARAN PROGRAM Setelah selesai mengikuti Program ini para peserta akan memiliki : Pemahaman tentang peran Training dalam pengembangan SDM, dan arti dari sebuah Training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya. Kemampuan memilih Program yang tepat untuk orang yang tepat, dan tidak terperangkap pada apa yang Diinginkan (Want), tapi apa yang Dibutuhkan (Need). Pengetahuan & keterampilan tentang tehnik melakukan proses identifikasi dan analisa kebutuhan Training (Training Needs Assessment) tahap demi tahap. METODE PELATIHAN Menerangkan konsep, diikuti dengan memberikan contoh, yang selanjutnya setiap peserta diminta latihan menetapkan Program yang tepat orang yang tepat dengan mengikuti contoh yang telah diberikan, yang meliputi: Competency – Based Training Program- Based Training Performance – Based Training TARGET PESERTA Line Managers dari semua Bagian yang ada dalam Perusahaan Internal Trainer (Sales Trainers, dan lain-lain) Training Manager / Training Officer personnel di Bagian Training & Development. MATERI PELATIHAN 1. Konsep Dasar Training & Learning Pengertian Training sebagai metode belajar yang efektif Mengapa dan bilamana Training dibutuhkan Apa yang disebut Training yang berhasil & syarat keberhasilannya Persepsi yang keliru (miss-concept) tentang Training 2. Konsep Dasar Training Needs Assessment (TNA) Pengertian dan hakekat Training Needs Assessment (TNA) Peran TNA dalam memperoleh program Training yang efektif Latar belakang mengapa TNA diperlukan TNA dan Performance Gap Perbedaan Analisa Masalah vs Analisa Kebutuhan Training 3. Sasaran & Dimensi Evaluasi dalam TNA Knowledge, Skills, dan Attitude (KSA) sebagai target evaluasi TNA Memahami sistem evaluasi, Key Indicators, dan standar untuk kebutuhan TNA Mengenal 3 basis patokan dalam melakukan TNA 4. Pendekatan / Model TNA a. TNA Berbasis Kompetensi (Competency-Based Training) Pengertian TNA berbasis kompetensi Proses menentukan program yang tepat untuk jabatan tertentu Menjabarkan kebutuhan jabatan ke kebutuhan perorangan Menentukan tingkat kemampuan individu b. TNA Berbasis Program (Program-Based Training) Proses TNA yang berbasiskan program Menetapkan sasaran dan garis besar program Menjabarkan garis besar program ke daftar Knowledge & Skills c. TNA Berbasis Kinerja (Performance-Based Training) Proses TNA yang berbasiskan kinerja Mengaitkan standar kinerja, indikator, dan gap kinerja 5. Proses Teknis & Metodologi TNA Metode pengumpulan data dalam proses TNA Sumber data & informasi dalam proses TNA Survey, interview, dan proficiency test Cara merancang kuesioner & bahan proficiency test Menerjemahkan job description ke daftar aktivitas Menentukan knowledge & skills untuk setiap aktivitas 6. Peran & Tanggung Jawab dalam Proses TNA Siapa yang berkompeten melakukan TNA dan alasannya Hubungan peran antara Training Manager dan Line Manager dalam TNA 7. Penetapan Program & Penempatan yang Tepat Proses menentukan program yang tepat untuk orang yang tepat Information WAKTU & TEMPAT 3 Februari 2026 Jakarta FASILITATOR Associate trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 2.500.000,- /Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Scroll to Top