Intipesan Training

Bulan

Desember, Juni, September

Supervisory Management in the AI Era

2 Days Workshop Supervisory Management in the AI Era 24 – 25 Juni 2026 2026 | Jakarta 9 – 10 September 2026 2026 | Bandung 16 – 17 Desember 2026 2026 | Jakarta Pengantar Supervisor seharusnya fokus mencapai hasil melalui tim, bukan mengerjakan pekerjaan teknis sendiri. Namun, di lapangan masih banyak yang terlibat langsung dalam tugas operasional, sehingga fungsi utama seperti mengarahkan, mengontrol, dan mengembangkan tim menjadi kurang optimal. Di era digital dengan dukungan teknologi seperti Artificial Intelligence, peran supervisor perlu bergeser menjadi pengelola kinerja tim. Karena itu, kemampuan supervisory management penting agar supervisor bisa mendelegasikan tugas dengan tepat dan memastikan tim bekerja efektif serta mandiri. TUJUAN WORKSHOP Menyadarkan peran supervisor sebagai pengelola kinerja yang mencapai hasil melalui orang lain, bukan pelaksana teknis. Memahami dan membedakan dengan jelas antara tugas supervisi dan tugas teknis. Membekali pengetahuan dasar manajemen dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya tim. Menguatkan kemampuan inti: perencanaan, pelaksanaan, kontrol, dan evaluasi kinerja. Meningkatkan keterampilan komunikasi, disiplin kerja, memimpin rapat, serta menangani keluhan karyawan. Mempersiapkan supervisor agar lebih adaptif dan efektif di era digital dengan dukungan teknologi seperti Artificial Intelligence. TARGET PESERTA Supervisor / First Line Manager Calon Supervisor (talent pool / high potential) Team Leader / Koordinator lapangan. Supervisor baru (newly promoted) Fungsi operasional utama AGENDA & MATERI WORKSHOP Hari 1 Materi Pokok bahasan Sesi 1 – FUNGSI DAN PERAN SUPERVISOR DALAM ORGANISASI Supervisor sebagai pimpinan kelompok kerja Proses Manajemen Kemampuan dan Keterampilan yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh Manajer / Supervisor Sesi 2 – HASIL OPTIMUM MELALUI KOMUNIKASI EFEKTIF Proses Komunikasi Efektif dan Hambatannya Analisa Transaksional Orientasi Gaya Komunikasi Memberikan Instruksi yang Efektif Sesi 3 – ANALISIS MASALAH BAWAHAN DAN RENCANA TINDAKAN Identifikasi Masalah Bawahan Analisis Sebab Masalah Pemecahan Masalah Bawahan Sesi 4 – PENDELEGASIAN EFEKTIF Pendelegasian sebagai Sarana Peningkatan Produktivitas Hambatan Pendelegasian Teknik dan Langkah Pendelegasian Sesi 5 – KEPEMIMPINAN DAN PENERAPANNYA Esensi Sukses seorang Pemimpin Karakteristik Pemimpin Berprestasi Gaya Kepemimpinan Peran Position Power dan Personal Power Sesi 6 – MENGEMBANGKAN KINERJA BAWAHAN Tujuan dan Manfaat Pengembangan Bawahan Umpan Balik yang Efektif Proses dan Teknik Wawancara Interaktif dalam Peningkatan Prestasi Sesi 7 – PENGAWASAN KINERJA BERBASIS DIGITAL & DATA Peran teknologi dan sistem digital dalam fungsi supervisi Pemanfaatan data untuk monitoring dan pengambilan keputusan (data-driven supervision) Dashboard kinerja dan indikator utama (KPI) berbasis sistem Tantangan pengawasan di lingkungan kerja digital (remote/hybrid) Sesi 8 – ADAPTASI KEPEMIMPINAN DI ERA AI & OTOMATISASI Perubahan peran supervisor di era digital (dari teknis ke manajerial) Kolaborasi manusia dan teknologi dalam pekerjaan tim Membangun mindset digital dan agile leadership Mengelola perubahan dan meningkatkan kesiapan tim terhadap teknologi baru RENCANA PELAKSANAAN 24 – 25 Juni 2026 | Jakarta9 – 10 September 2026 | Bandung16 – 17 Desember 2026 | Jakarta Narasumber Tim Associate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Bulan, Juni, November

PERFORMANCE MANAGEMENT IN THE DIGITAL ERA

PERFORMANCE MANAGEMENT IN THE DIGITAL ERA 10 – 11 Juni 2026 | Jakarta 17 – 18 November 2026 | Jakarta LATAR BELAKANG Di banyak organisasi, pengelolaan kinerja masih belum berjalan optimal. Penetapan target sering belum terukur dengan baik, KPI belum benar-benar dipahami, dan proses monitoring serta evaluasi masih bergantung pada cara manual atau subjektif. Akibatnya, kinerja pegawai tidak selalu terarah, umpan balik kurang efektif, dan perbaikan kinerja berjalan lambat. Di sisi lain, perubahan cara kerja yang semakin cepat, berbasis data, dan didukung teknologi seperti Artificial Intelligence menuntut pengelolaan kinerja yang lebih sistematis, objektif, dan berbasis data. Selain itu, masih banyak pegawai dan atasan yang belum memiliki pemahaman menyeluruh tentang siklus performance management (perencanaan, monitoring, evaluasi, hingga pengembangan). Hal ini menyebabkan kesenjangan antara target organisasi dan hasil individu, serta kurangnya budaya feedback dan pengembangan berkelanjutan. LATAR BELAKANG Memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsep dan siklus performance management yang efektif. Membekali peserta kemampuan menyusun KPI dan target kerja yang jelas, terukur, dan selaras dengan tujuan organisasi. Meningkatkan keterampilan dalam melakukan monitoring, coaching, dan evaluasi kinerja secara objektif. Mengembangkan kemampuan memberikan feedback dan melakukan performance review yang konstruktif. Membekali peserta dalam menangani kinerja rendah melalui pendekatan perbaikan yang sistematis (PIP). Mendorong budaya pengembangan kinerja berkelanjutan melalui coaching, mentoring, dan engagement karyawan. Meningkatkan kemampuan memanfaatkan data dan sistem digital (termasuk dukungan Artificial Intelligence) dalam pengelolaan kinerja yang lebih efektif dan akurat.   SASARAN PESERTA Supervisor / First Line Manager Team Leader / Koordinator Tim Assistant Manager / Junior Manager Kepala Seksi / Kepala Unit Project Leader / Project Manager / Functional Leader Calon Supervisor / Talent Pool MATERI & SUBTOPIK PELATIHAN Hari 1 – DASAR & PERENCANAAN KINERJA (Digital Foundation) 1. Konsep Performance Management di Era Digital Peran performance management dalam organisasi modern Perubahan peran supervisor/manager di era digital Siklus kinerja: plan – monitor – evaluate (berbasis sistem/digital) 2. Penetapan Target & KPI Berbasis Data Prinsip SMART goals Penyusunan KPI individu & tim Cascading target berbasis sistem kerja digital Penggunaan data sebagai dasar penetapan target 3. Performance Planning (Perencanaan Kinerja) Penyusunan rencana kinerja individu Alignment target dengan organisasi Digital performance plan (penggunaan template/sistem) Kesepakatan ekspektasi kerja atasan–bawahan 4. Monitoring Kinerja & Digital Tracking Teknik monitoring kinerja harian/bulanan Penggunaan dashboard & sistem tracking kinerja Dasar coaching berbasis data Pengenalan pemanfaatan sistem digital/AI untuk monitoring awal   Hari 2 – EVALUASI, FEEDBACK & PENGEMBANGAN 5. Performance Appraisal (Penilaian Kinerja) Metode penilaian kinerja modern Penilaian berbasis KPI dan data objektif Mengurangi bias dalam penilaian Kalibrasi hasil berbasis sistem 6. Feedback & Digital Performance Review Teknik feedback efektif (constructive feedback) Performance review berbasis data & dashboard Simulasi diskusi kinerja Mengelola reaksi karyawan 7. Managing Poor Performance (Perbaikan Kinerja) Identifikasi masalah kinerja berbasis data Analisis akar masalah (bukan asumsi) Penyusunan Performance Improvement Plan (PIP) Monitoring perbaikan menggunakan sistem digital 8. Pengembangan Kinerja & Engagement di Era Digital Pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan kinerja Coaching, mentoring, dan learning digital Meningkatkan engagement karyawan WAKTU & TEMPAT 10 – 11 Juni 2026 | Jakarta17 – 18 November  2026 | Jakarta BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Juni

Learning & Development Strategy

2 Days Workshop Learning & Development (L&D) Strategy 3 – 4 Juni 2026 | Jakarta Pengantar Pengembangan SDM saat ini tidak lagi cukup hanya dengan menjalankan program pelatihan secara rutin. Banyak organisasi masih menghadapi masalah seperti pelatihan yang tidak tepat sasaran, kurang selaras dengan kebutuhan bisnis, serta sulitnya mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja. Akibatnya, Learning & Development (L&D) sering dipandang sebagai aktivitas administratif, bukan sebagai penggerak strategi organisasi. Di sisi lain, perkembangan dunia kerja yang cepat, perubahan kompetensi yang dinamis, serta dukungan teknologi seperti Artificial Intelligence menuntut pendekatan L&D yang lebih strategis, berbasis data, dan terintegrasi dengan kebutuhan bisnis. Organisasi membutuhkan sistem pembelajaran yang adaptif, terukur, dan mampu membangun kompetensi masa depan secara berkelanjutan. TUJUAN WORKSHOP Memberikan pemahaman tentang peran strategis Learning & Development dalam mendukung bisnis. Membekali peserta kemampuan melakukan Training/Learning Need Analysis (TNA/LNA) secara tepat. Mengembangkan keterampilan menyusun strategi dan program L&D yang selaras dengan kebutuhan organisasi. Meningkatkan kemampuan merancang program pembelajaran yang efektif dan berbasis kompetensi. Membekali peserta dalam mengukur efektivitas dan dampak program L&D terhadap kinerja. Mendorong terciptanya budaya belajar berkelanjutan di organisasi. Mengintegrasikan pendekatan digital dan teknologi (termasuk Artificial Intelligence) dalam strategi pengembangan SDM.Meningkatkan kemampuan memanfaatkan data dan sistem digital (termasuk dukungan Artificial Intelligence) dalam pengelolaan kinerja yang lebih efektif dan akurat. TARGET PESERTA HR Manager / Human Capital Manager Learning & Development Manager / Officer Training Manager / Training Officer HR Business Partner (HRBP) Organization Development (OD) Specialist Talent Management / Talent Development Specialist Supervisor HR / Staff HR AGENDA & MATERI WORKSHOP Hari 1 – DASAR & PERENCANAAN STRATEGI L&D Materi Pokok bahasan Sesi 1 – Konsep & Peran Strategis Learning & Development Peran L&D dalam mendukung strategi bisnis Perubahan paradigma L&D dari training ke learning ecosystem Hubungan L&D dengan kinerja organisasi Coffee break Sesi 2 – Training Need Analysis (TNA) / Learning Need Analysis (LNA) Identifikasi kebutuhan kompetensi organisasi. Gap analysis kompetensi (current vs expected) Sumber data kebutuhan pelatihan (kinerja, KPI, feedback, dll) Lunch break Sesi 3 – Perumusan Strategi Learning & Development Menyusun arah dan prioritas pengembangan SDM Penyelarasan dengan business strategy Segmentasi kebutuhan belajar (talent, supervisor, staff, dll.) Coffee break Sesi 4 – Learning Design & Development Plan Penyusunan kurikulum pelatihan berbasis kompetensi Pemilihan metode pembelajaran (classroom, on-the-job, digital learning) Blended learning & microlearning Hari 2 – IMPLEMENTASI, EVALUASI & DIGITAL L&D Materi Pokok bahasan Sesi 5 – Implementasi Program L&D Manajemen program pelatihan Peran HR/L&D sebagai learning enabler Pengelolaan vendor/trainer dan internal learning Coffee break Sesi 6 – Evaluasi Efektivitas Pelatihan Model evaluasi pelatihan (reaction, learning, behavior, result) Pengukuran dampak pelatihan terhadap kinerja ROI pelatihan Lunch break Sesi 7 – Learning Culture & Employee Development Membangun budaya belajar berkelanjutan Coaching, mentoring, dan self-learning Employee engagement dalam pengembangan diri Coffee break Sesi 8 – Digital Learning & AI dalam L&D Strategy Transformasi L&D berbasis teknologi digital Learning Management System (LMS) dan platform digital learning Personalisasi pembelajaran berbasis data dan Artificial Intelligence Analitik pembelajaran (learning analytics) untuk pengambilan keputusan RENCANA PELAKSANAAN 3 – 4 Juni 2026 Jakarta Narasumber Tim Associate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Mei

Behaviour Based Interviewing Techniques

2 Days Workshop Behaviour Based Interviewing Techniques (BBI) 5 – 6 Mei 2026 | Jakarta Pengantar Proses rekrutmen merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi. Banyak organisasi masih menggunakan metode wawancara tradisional yang cenderung subjektif dan kurang mampu menggali perilaku nyata kandidat di masa lalu. Akibatnya, keputusan perekrutan sering kali didasarkan pada kesan umum atau intuisi pewawancara, bukan pada bukti perilaku yang relevan dengan kompetensi pekerjaan. Pendekatan Behaviour Based Interviewing Techniques (BBI) dikembangkan untuk meningkatkan akurasi proses seleksi dengan menilai pengalaman dan perilaku nyata kandidat di masa lalu sebagai indikator kinerja di masa depan. Teknik ini menggunakan pertanyaan berbasis pengalaman serta metode analisis jawaban yang terstruktur, seperti model STAR (Situation, Task, Action, Result). Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep BBI serta memiliki keterampilan praktis dalam menyusun pertanyaan, menggali informasi perilaku kandidat secara mendalam, dan melakukan evaluasi wawancara secara objektif. Dengan demikian, kualitas proses seleksi dan keputusan perekrutan dapat meningkat secara signifikan. TUJUAN WORKSHOP Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu: Memahami konsep dan prinsip dasar Behaviour Based Interviewing. Mengidentifikasi kompetensi yang perlu digali dalam proses wawancara. Menyusun pertanyaan wawancara berbasis perilaku secara sistematis. Menggunakan teknik probing untuk menggali pengalaman kandidat secara lebih mendalam. Menggunakan metode STAR dalam menganalisis jawaban kandidat. Melakukan penilaian kandidat secara lebih objektif dan berbasis bukti perilaku. TARGET PESERTA Pelatihan ini ditujukan kepada: HR Recruiter HR Business Partner Supervisor atau Manager yang terlibat dalam proses wawancara Tim talent acquisition Profesional yang bertanggung jawab dalam proses seleksi karyawan Jumlah peserta ideal: 15 – 25 orang AGENDA & MATERI WORKSHOP Hari 1 – Konsep dan Dasar Behaviour Based Interview Materi Pokok bahasan Sesi 1 – Pembukaan dan Pengantar Rekrutmen Efektif Tantangan dalam proses wawancara tradisional Kesalahan umum interviewer Peran wawancara dalam keberhasilan rekrutmen Sesi 2 – Konsep Behaviour Based Interview Prinsip dasar Behaviour Based Interview Perbedaan wawancara tradisional dan BBI Keunggulan BBI dalam proses seleksi Sesi 3 – Kompetensi dalam Wawancara Konsep competency-based interview Identifikasi kompetensi utama yang perlu digali Menyusun indikator perilaku Sesi 4 – Teknik Menyusun Pertanyaan Behavioural Karakteristik pertanyaan berbasis perilaku Teknik menggali pengalaman kandidat Latihan menyusun pertanyaan BBI Sesi 5 – Metode STAR Situation Task Action Result Analisis contoh jawaban kandidat Hari 2 – Praktik dan Penerapan Teknik Wawancara Materi Pokok bahasan Sesi 6 – Teknik Probing dalam Wawancara Teknik menggali jawaban lebih dalam Menghindari pertanyaan yang bias Mengelola alur wawancara Sesi 7 – Teknik Evaluasi Jawaban Kandidat Mengidentifikasi unsur STAR dalam jawaban Penilaian berbasis indikator perilaku Penyusunan scoring kandidat Sesi 8 – Simulasi Wawancara (Role Play) Peserta akan melakukan simulasi: peserta sebagai interviewer peserta sebagai kandidat observasi oleh peserta lain Sesi 9 – Feedback dan Coaching evaluasi teknik bertanya perbaikan teknik probing diskusi pengalaman simulasi Sesi 10 – Penyusunan Panduan Interview Peserta menyusun: daftar pertanyaan BBI format evaluasi kandidat panduan wawancara sederhana Model Evaluasi Pelatihan Evaluasi pelatihan dilakukan melalui beberapa tahap:  1. Evaluasi Reaksi Dilakukan pada akhir pelatihan untuk mengetahui: kepuasan peserta terhadap materi kualitas fasilitator metode pelatihan 2. Evaluasi Pembelajaran Dilakukan melalui: pre-test dan post-test penilaian latihan dan simulasi wawancara 3. Evaluasi Perilaku (Pasca Pelatihan) Dilakukan 1–3 bulan setelah pelatihan dengan cara: observasi proses wawancara oleh atasan atau HR review panduan pertanyaan yang digunakan peserta diskusi evaluasi praktik wawancara 4. Evaluasi Hasil Melihat dampak pelatihan terhadap proses rekrutmen seperti: kualitas kandidat yang diterima tingkat keberhasilan masa probation Metode Pelatihan Pelatihan menggunakan pendekatan experiential learning dengan kombinasi metode: Presentasi interaktifPenyampaian konsep dan prinsip dasar. Diskusi kelompokPeserta membahas kasus rekrutmen nyata. Studi kasusAnalisis contoh wawancara kandidat. Latihan penyusunan pertanyaanPeserta menyusun pertanyaan berbasis kompetensi. Simulasi wawancara (role play)Peserta mempraktikkan teknik BBI secara langsung. Feedback dan coaching dari trainerEvaluasi kemampuan peserta selama simulasi. RENCANA PELAKSANAAN 5 – 6 Mei 2026 Jakarta Narasumber Tim Associate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Mei

Training Evaluation

2 Days Workshop Training Evaluation: Measuring Training Impact to Work 11 – 12 Mei 2026 | Jakarta Pengantar Program pelatihan sering dilakukan oleh organisasi untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Namun, banyak pelatihan yang belum dievaluasi secara sistematis sehingga sulit mengetahui apakah pelatihan benar-benar memberikan dampak pada kinerja individu maupun organisasi. Beberapa pendekatan evaluasi pelatihan telah dikembangkan, seperti Kirkpatrick Model yang diperkenalkan oleh Donald Kirkpatrick dan model Phillips ROI Model oleh Jack J. Phillips yang menekankan pengukuran dampak hingga tingkat pengembalian investasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan khusus agar para praktisi SDM, trainer, dan pengelola pelatihan mampu merancang dan melakukan evaluasi dampak pelatihan secara sistematis dan terukur. TUJUAN WORKSHOP Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu: Memahami konsep evaluasi pelatihan. Menggunakan model evaluasi pelatihan secara tepat. Menyusun indikator keberhasilan pelatihan. Mendesain instrumen evaluasi pelatihan. Mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja. Menyusun laporan evaluasi pelatihan. TARGET PESERTA Pelatihan ini ditujukan kepada: Praktisi HR Trainer atau fasilitator pelatihan Pengelola program pelatihan Manajer SDM Peneliti atau akademisi di bidang pengembangan SDM Jumlah peserta ideal: 20–30 orang AGENDA & MATERI WORKSHOP Hari 1 Materi Pokok bahasan Sesi 1 – Konsep Dasar Evaluasi Pelatihan Pengertian evaluasi pelatihan. Mengapa dampak pelatihan perlu diukur Hubungan pelatihan dengan kinerja organisasi Tantangan dalam evaluasi pelatihani Coffee break Sesi 2 – Model Evaluasi Pelatihan Penjelasan Kirkpatrick Model oleh Donald Kirkpatrick. Penjelasan Phillips ROI Model oleh Jack J. Phillips Perbandingan beberapa model evaluasi Lunch break Sesi 3 – Menyusun Indikator Dampak Pelatihan Menentukan tujuan evaluasi Menyusun indikator keberhasilan pelatihan Menyusun Key Performance Indicators (KPI) Latihan: Peserta membuat indikator evaluasi untuk sebuah pelatihan. Coffee break Sesi 4 – Desain Instrumen Evaluasi Teknik membuat kuesioner evaluasi. Pre-test dan post-test. Observasi dan wawancara Pengumpulan data kinerja Latihan: Menyusun instrumen evaluasi pelatihan. Hari 2 Materi Pokok bahasan Sesi 5 – Pengumpulan Data Evaluasi Teknik pengumpulan data pelatihan Waktu pelaksanaan evaluasi Validitas dan reliabilitas data Latihan: Simulasi pengumpulan data evaluasi. Coffee break Sesi 6 – Analisis Data Evaluasi Analisis hasil pre-test dan post-test Analisis perubahan perilaku Analisis dampak terhadap kinerja Latihan: Analisis contoh data evaluasi pelatihan. Lunch break Sesi 7 – Mengukur Dampak dan ROI Pelatihan Konsep dampak pelatihan Menghitung manfaat pelatihan Perhitungan ROI pelatihan Latihan: Simulasi perhitungan ROI pelatihan Coffee break Sesi 8 – Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut Struktur laporan evaluasi pelatihan Cara menyajikan data evaluasi Menyusun rekomendasi perbaikan pelatihan Latihan: Peserta menyusun ringkasan laporan evaluasi pelatihan. Output Pelatihan Setelah pelatihan, peserta diharapkan menghasilkan: Draft indikator evaluasi pelatihan Instrumen evaluasi pelatihan Simulasi laporan evaluasi pelatihan Metode Pelatihan Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi: Ceramah interaktif Diskusi kelompok Studi kasus Simulasi evaluasi pelatihan Praktik menyusun instrumen evaluasi Presentasi hasil kerja kelompok Evaluasi Pelatihan Evaluasi pelatihan dilakukan melalui: Evaluasi kepuasan peserta Penilaian hasil praktik Penilaian partisipasi peserta Umpan balik terhadap materi pelatihan RENCANA PELAKSANAAN 11 – 12 Mei 2026 Jakarta Narasumber Tim Associate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11%   CONTACT INTIPESAN TRAINING PARTNER Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Bulan, Juni

Pedoman Pengadaan Barang Dan Jasa Di Industri Minyak Dan Gas Hulu Indonesia

Pelatihan 2 hari PEDOMAN PENGADAAN BARANG DAN JASA DI INDUSTRI MINYAK DAN GAS HULU INDONESIA “PTK.007 REV.5” 3 – 4 Juni 2026 | Hotel Mercure – Jakarta Latar Belakang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa di Industri Hulu Migas (PTK.007 Rev.5) menjadi acuan penting dalam memastikan proses pengadaan berjalan tertib, transparan, dan sesuai aturan. Namun, masih terdapat kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman para pelaksana terhadap ketentuan yang berlaku, terutama seiring dengan perubahan dan kompleksitas kegiatan di industri hulu migas. Oleh karena itu, pelatihan ini diperlukan agar seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama dan mampu menerapkan pedoman tersebut dengan benar. Dengan adanya pelatihan, diharapkan proses pengadaan dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta sesuai dengan prinsip kepatuhan yang berlaku. Tujuan Pelatihan Memahami prosedur dan mekanisme pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di industri hulu minyak dan gas. Memahami filosofi dan tujuan ketentuan TKDN, prinsip-prinsip dasarnya, komponen barang dan jasa domestik, serta ketentuan dasar dan pihak-pihak terkait TKDN dan peran masing-masing. Memahami ketentuan kerja sama pengadaan antara K3S Cost Recovery dan K3S Gross Split. Mendapatkan ketentuan terbaru yang berlaku sesuai dengan amandemen pertama, kedua, dan ketiga. Sasaran Peserta Manajer dan Staf di SCM/Pengadaan Manajer dan Staf di Logistik dan Material Manajer dan Staf di Manajemen Aset Pengguna K3S Barang dan Jasa Otorisasi/Hukum Para Pemimpin, Pengembangan Bisnis, dan Tender Materi Pembahasan Kebijakan Manajemen Rantai Pasokan Strategis di Industri Minyak dan Gas Strategi Pembangunan Kapasitas Nasional Perencanaan Pengadaan K3S Barang dan Jasa Ketentuan untuk Otoritas K3S dalam Pengadaan Barang dan Jasa Prinsip Dasar Komponen Domestik Program Pengembangan Vendor Komite Tender K3S Tahapan Pengadaan Barang dan Jasa Pelaksanaan Tender Barang dan Jasa Manajemen Kontrak Panduan untuk Penyedia Barang dan Jasa Ketentuan Kerja Sama Pengadaan antara K3S Cost Recovery dan K3S Gross Split. Batasan Nilai Pengadaan Sesuai dengan Konversi Dolar AS yang Baru. Dampak Perubahan Status Perusahaan yang Berpartisipasi dalam Pengadaan. Materi Pembahasan Hari Pertama Time Materi 08.00 – 10.00 Tujuan pengadaan dalam PTK007 Rev. 5 Ketentuan Daftar Pengadaan Konsep Komponen Domestik Ketentuan tentang Kewajiban Menggunakan Barang, Jasa, dan Kompetensi Domestik Ketentuan tentang Bantuan Uang Muka 10.00 – 10.15 Coffee Break pagi 10.15 – 12.00 Ketentuan tentang Perkiraan Harga Sendiri (HPS) / Owner Estimate (OE) Ketentuan Dasar untuk Penawaran Barang dan Jasa Ketentuan Khusus untuk Pengadaan Komoditas Primer Centralized Integrated Vendor Database (CIVD) Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa 12.00 – 13.00 Istirahat, Sholat dan Makan Siang 13.00 – 14.30 Prosedur Pelaksanaan Tender di CIVD. Ketentuan Pra-kualifikasi dan Pelaksanaannya Ketentuan Penunjukan Langsung Persyaratan Komite Tender 14.30 – 14.45 Coffee Break sore 14.45 – 16.00 Wewenang dan Ketentuan Persetujuan SKK Migas untuk Tender (CIVD) Tahapan dan Proses Tender Publik Tahapan dalam Evaluasi Penawaran Komersial Ketentuan Mengenai Jaminan Penawaran dan Berbagai Jaminan Lainnya dalam Tender 16.00 – 16.10 Evaluasi Hari Pertama Hari Kedua Time Materi 08.00 – 10.00 Penawaran Alternatif dan Pengecualian Implementasi Evaluasi Harga Satuan dan Harga Tetap Koreksi Aritmatika Klarifikasi tentang Kewajaran TKDN dan Harga Ketentuan untuk Penawaran yang Didiskualifikasi Prosedur untuk Menghitung Peringkat Hasil Lelang Barang 10.00 – 10.15 Coffee Break pagi 10.15 – 12.00 Klarifikasi tentang Kewajaran TKDN dan Harga Ketentuan untuk Penawaran yang Didiskualifikasi Prosedur untuk Menghitung Peringkat Hasil Lelang Barang Prosedur Perhitungan dan Penentuan Peringkat Hasil Tender Layanan Prosedur Negosiasi dan Penentuan Kandidat Pemenang Tender 12.00 – 13.00 Istirahat, Sholat dan Makan Siang 13.00 – 14.30 Tahapan dan Proses Pengadaan Langsung Tahapan dan Proses Penunjukan Langsung Batas Waktu Penawaran Perubahan pada Lingkup Kontrak (PLK) 14.30 – 14.45 Coffee Break sore 14.45 – 16.00 Sanksi bagi Penyedia Barang dan Jasa Pengembangan Penyedia Barang dan Jasa Ketentuan untuk Kontrak Bersama dan Farm dalam K3S Pemulihan Biaya dengan K3S Pembagian Bruto 16.00 – 16.10 Evaluasi Hari Kedua Metode Pelatihan Kuliah dan sesi kelas Berbagi Informasi dan Pengalaman secara Interaktif Biaya Investasi 1 peserta @ Rp. 11.000.000,- 2 peserta @ Rp. 10.500.000,-  3 peserta atau lebih @ Rp. 10.000.000,- Contact Devira 0857-7612-4833 devira@intipesantraining.com Whatsapp Form Registrasi

Bulan, Mei

ANGER MANAGEMENT

ANGER MANAGEMENT Menguasai Kemarahan, Menahan Emosi danBersikap Tenang di Bawah Tekanan 5 – 6 Mei 2026 | Hotel Citiloog – Jakarta Gambaran Umum Lokakarya: Dalam lingkungan kerja yang serba cepat dan penuh tekanan saat ini, kemarahan dan frustrasi adalah respons emosional yang umum tetapi kemarahan yang tidak terkendali dapat merusak hubungan, mengganggu penilaian, mengurangi kredibilitas, dan berdampak negatif pada moral dan kinerja tim. Lokakarya interaktif selama dua hari ini membekali peserta dengan wawasan psikologis, strategi pengaturan emosi, dan alat komunikasi praktis yang dibutuhkan untuk mengelola amarah secara efektif dalam konteks profesional dan pribadi. Peserta akan mempelajari bagaimana amarah berkembang, mengidentifikasi pemicu pribadi, mengatur reaksi emosional, dan merespons secara konstruktif bahkan dalam situasi yang menantang. Program ini mengintegrasikan ilmu saraf, prinsip-prinsip kecerdasan emosional, psikologi perilaku, dan strategi komunikasi untuk membantu individu beralih dari reaksi impulsif ke respons yang disengaja. Pada akhir lokakarya, peserta akan memperoleh kesadaran diri yang lebih besar, pengendalian emosi, ketahanan, dan kepercayaan diri dalam menangani situasi sulit dengan tenang dan profesional. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami psikologi dan ilmu saraf di balik kemarahan dan pemicu emosional. Mengenali  pola amarah pribadi, pemicu, dan respons perilaku. Mampu menerapkan  teknik pengaturan emosi untuk mengelola amarah dalam situasi nyata. Mengembangkan  pola pikir yang lebih sehat untuk mengurangi peningkatan emosi. Berkomunikasilah secara tegas dan konstruktif selama konflik. Bisa menangani orang-orang yang sulit dan percakapan yang menantang dengan tenang dan profesional. Materi Pelatihan Hari 1Memahami Kemarahan & Kesadaran Emosional Topik   : Gambaran Umum Program Memahami Kemarahan: Teman atau Musuh? Neurosains di Balik Pengambilalihan Emosi Mengidentifikasi Pemicu Pribadi & Gaya Kemarahan Distorsi Kognitif: Bagaimana Pikiran Memicu Kemarahan Teknik Pengendalian Amarah Langsung Refleksi & Integrasi Hari 2 Mengelola Reaksi & Berkomunikasi Secara Efektif Topik : Merespons Alih-alih Bereaksi: Pengendalian Diri Emosional Komunikasi Asertif Tanpa Agresi Mengelola Orang-Orang Sulit: Keterampilan De-eskalasi (Bagian1) Mengelola Situasi Konflik: Praktik & Penerapan (Bagian 2) Membangun Ketahanan Emosional & Pengendalian Jangka Panjang Rencana Aksi Pengelolaan Amarah Pribadi & Penutup Metodologi Pelatihan: Program ini menggunakan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa dengan keterlibatan yang tinggi: Kuliah interaktif. Penilaian diri psikologis. Latihan refleksi. Pembelajaran berbasis skenario. Permainan peran dan simulasi. Diskusi kelompok. Pembinaan dan umpan balik. Latihan perilaku. Perencanaan aplikasi tempat kerja nyata. Waktu & Tempat 5 – 6 Mei 2026 | Hotel Citiloog – Jakarta Fasilitator Drs Kusheryuwono, M.Psi.T Informasi & Kontak BIAYA INVESTASI Rp. 3.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Offline Class

Time Management

Time Management 21 April 2026 | Jakarta Latar Belakang Dalam dunia kerja yang dinamis dan penuh tuntutan, karyawan dituntut untuk mampu mengelola waktu secara efektif agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang optimal. Kurangnya kemampuan manajemen waktu sering menyebabkan penurunan produktivitas, meningkatnya stres kerja, serta tidak tercapainya target organisasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan Time Management guna membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan teknik praktis dalam mengelola waktu secara efektif dan efisien. Latar Belakang Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dan prinsip dasar time management Mengidentifikasi pemborosan waktu dan kebiasaan tidak produktif Menentukan prioritas kerja secara tepat Menyusun perencanaan dan penjadwalan kerja yang efektif Menerapkan teknik time management dalam aktivitas kerja sehari-hari Sasaran Peserta Pelatihan ini ditujukan bagi: Karyawan/staf Supervisor atau team leader Individu yang ingin meningkatkan efektivitas kerja Jumlah peserta disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Ruang Lingkup Materi Materi pelatihan meliputi: Konsep dasar dan pentingnya time management Identifikasi pemborosan waktu (time wasters) Prokrastinasi dan cara mengatasinya Penentuan prioritas kerja (penting vs mendesak) Perencanaan dan penjadwalan waktu Teknik-teknik time management (to-do list, Eisenhower Matrix, Pomodoro, time blocking) Penyusunan rencana tindak lanjut (action plan) Metode Pelatihan Ceramah interaktif Diskusi dan tanya jawab Studi kasus Latihan individu dan kelompok Simulasi penerapan teknik time management Output yang Diharapkan Peserta memahami konsep dan teknik time management Peserta mampu menyusun rencana kerja yang terstruktur Peserta memiliki action plan penerapan time management di tempat kerja FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan WAKTU & TEMPAT 21 April 2026 | Jakarta BIAYA INVESTASI Rp. 2.500.000,- /peserta CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Oktober

COMMUNICATION SKILLS

COMMUNICATION SKILLS Mengembangkan Kemampuan Komunikasiyang Efektif, Terstruktur, dan Menginspirasi 1 – 2 April 2026 & 28 – 29 Oktober 2026 Jakarta LATAR BELAKANG Kemampuan komunikasi yang efektif merupakan keterampilan kunci dalam dunia kerja saat ini. Tidak hanya sekadar menyampaikan pesan, namun juga memahami audiens, mengolah data menjadi insight, serta menyampaikan ide secara persuasif dan berpengaruh. Sayangnya, banyak profesional masih mengalami kendala dalam menyusun pesan dengan alur yang logis, menggunakan data dan visualisasi untuk memperkuat argumen, mendengarkan secara aktif dan merespons dengan empati. Pelatihan “Insightful & Impactful Communication” dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan aplikatif yang menekankan learning by doing. Peserta tidak hanya memahami konsep komunikasi efektif, tetapi juga mempraktikkannya dalam konteks pekerjaan nyata. LATAR BELAKANG Menyampaikan informasi dengan media pendukung (slide, data, visualisasi) secara menarik dan mudah dipahami. Menyampaikan ide, pendapat, dan instruksi secara terstruktur dan persuasif. Mendengarkan aktif dan mengonfirmasi pemahaman untuk membangun komunikasi dua arah yang produktif. SASARAN PESERTA Pelatihan ini ditujukan untuk: Profesional lintas fungsi dan level manajerial, Supervisor, manajer, dan pimpinan proyek, Karyawan dengan banyak peran dalam penyampaian laporan, presentasi, atau koordinasi antarunit. MATERI & SUBTOPIK PELATIHAN Hari 1 – Insightful Communication 1. Fundamentals of Clear Communication 4C: Clarity, Conciseness, Coherence, Confidence Menyusun pesan secara logis (Tujuan – Poin Utama – Tindakan) Menyampaikan pesan yang terstruktur dan berdampak 2. Data-Driven Communication Menggunakan fakta, data, dan bukti untuk mendukung gagasan Menghindari kelebihan data Mengubah data menjadi cerita Menyajikan data yang meyakinkan dan menginformasikan 3. Visual Communication Tools Merancang slide, bagan, dan visual yang efektif Alat: PowerPoint, Canva, prinsip visualisasi data sederhana Buat visual yang memperkuat pesan Anda Hari 2 – Impactful Communication 4. Communicating Ideas with Confidence Mengatasi rasa gugup saat berbicara Menyampaikan ide secara asertif dan persuasif Menangani pertanyaan dan keberatan dengan percaya diri 5. Active Listening & Empathic Communication Teknik mendengarkan aktif dan reflektif Mengonfirmasi pemahaman dan menghindari mispersepsi Menggunakan empati untuk membangun hubungan profesional 6. Praktek Simulasi Komunikasi Profesional & Feedback Personal OUTPUT / HASIL PELATIHAN Setelah pelatihan, peserta diharapkan : Mampu menyusun dan menyampaikan informasi berbasis data dengan efektif, Lebih percaya diri dan persuasif dalam menyampaikan ide, Memahami cara mendengarkan dan berempati dalam komunikasi profesional, Mengelola emosi dan menyesuaikan gaya komunikasi terhadap audiens. AKTIVITAS SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN Test Pemahaman (dengan kuesioner) Pengukuran Perilaku (dengan kuesioner) Observasi di Lapangan (pengambilan data saat implementasi) Laporan data METODE PELATIHAN Metode pelatihan bersifat interaktif dan aplikatif, meliputi: Paparan teori dan konsep, Diskusi kelompok dan studi kasus, Simulasi dan role play, Praktik individual dan umpan balik langsung. PENUTUP Pelatihan “Insightful & Impactful Communication” membantu peserta tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membangun makna dan pengaruh positif di setiap interaksi profesional. Melalui kombinasi teori, praktik, dan refleksi, peserta akan menjadi komunikator yang lebih strategis, empatik, dan berdampak. Kami siap menyesuaikan konten dan pendekatan pelatihan agar selaras dengan kebutuhan spesifik organisasi Anda. FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

April, Bulan, Juli

Workload Analysis: Strategi Efektif Mengelola Beban Kerja untuk Produktivitas Optimal

Workload Analysis:Strategi Efektif Mengelola Beban Kerja untuk Produktivitas Optimal 8 – 9 April 2026 | Jakarta 1 – 2 Juli 2026 | Jakarta Latar Belakang Dalam era bisnis yang menuntut kecepatan, efisiensi, dan ketepatan kinerja, organisasi dihadapkan pada tantangan untuk memastikan setiap sumber daya bekerja secara optimal. Beban kerja yang tidak seimbang—terlalu tinggi maupun terlalu rendah—dapat berdampak pada turunnya produktivitas, meningkatnya stres kerja, hingga ketidakefisienan biaya operasional. Analisis Beban Kerja (Workload Analysis) merupakan alat manajerial yang terbukti efektif dalam membantu organisasi menilai, mengukur, dan mengelola distribusi pekerjaan secara objektif. Melalui pendekatan ini, manajemen dapat memastikan bahwa setiap individu dan unit kerja memiliki beban kerja yang sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif sekaligus keterampilan praktis dalam melakukan analisis beban kerja, mulai dari tahap perencanaan, pengumpulan data, hingga interpretasi hasil dan penyusunan rekomendasi strategis. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep, tujuan, dan manfaat analisis beban kerja dalam konteks manajemen SDM modern. Menguasai teknik dan metode pengukuran beban kerja baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi beban kerja individu dan organisasi. Menyusun laporan dan rekomendasi hasil analisis beban kerja sebagai dasar perencanaan kebutuhan tenaga kerja. Mengaplikasikan hasil analisis beban kerja dalam pengambilan keputusan manajerial, seperti rekrutmen, redistribusi pekerjaan, dan peningkatan kinerja tim. Sasaran Pelatihan Pelatihan ini ditujukan bagi organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia melalui penerapan metode analisis beban kerja yang sistematis, objektif, dan berkelanjutan. Target Peserta Kepala Bagian / Manager SDM Staf HR / HR Analyst Supervisor / Kepala Unit Kerja Analis Organisasi & Tata Laksana Konsultan internal Agenda & Rencana Materi Pelatihan Hari 1 – Pemahaman Konseptual & Fondasi Analisis Beban Kerja Waktu Topik & Pokok Bahasan 08.30 – 09.00 Pembukaan & Ice Breaking Perkenalan, ekspektasi peserta, dan tujuan pelatihan 09.00 – 10.30 Konsep Dasar Workload Analysis Pengertian dan manfaat WLA Hubungan antara WLA dan manajemen kinerja Dampak beban kerja terhadap produktivitas dan kesejahteraan pegawai 10.30 – 10.45 Rehat / Cofee Break 10.45 – 12.00 Komponen dan Faktor yang Mempengaruhi Beban Kerja Faktor internal dan eksternal Aspek fisik, mental, dan waktu kerja Standar beban kerja individu dan tim 12.00 – 13.00 Rehat / Ishoma 13.00 – 14.30 Metodologi Analisis Beban Kerja Pendekatan kuantitatif dan kualitatif Teknik observasi, wawancara, dan kuesioner Metode WISN, Full Time Equivalent (FTE), dan Time Study 14.30 – 15.00 Rehat / Coffee Break 15.00 – 16.00 Latihan Kasus I: Menghitung Beban Kerja Simulasi penghitungan beban kerja berdasarkan data riil Diskusi hasil per kelompok Hari 2 – Aplikasi, Analisis Data, dan Implementasi Strategis Waktu Topik & Pokok Bahasan 08.30 – 10.00 Analisis Data dan Interpretasi Hasil WLA Teknik pengolahan dan analisis data Menarik kesimpulan dari hasil pengukuran Identifikasi area kelebihan dan kekurangan beban kerja 10.00 – 10.15 Rehat / Cofee Break 10.15 – 12.00 Penyusunan Rekomendasi dan Laporan WLA Format laporan hasil analisis Menyusun rekomendasi strategis untuk manajemen Komunikasi hasil analisis secara efektif 12.00 – 13.00 Rehat / Ishoma 13.00 – 14.30 Integrasi Workload Analysis dalam Manajemen SDM Penggunaan hasil WLA untuk rekrutmen, rotasi, dan pengembangan SDM WLA sebagai alat perencanaan kebutuhan pegawai 14.30 – 15.00 Rehat / Coffee Break 15.00 – 16.00 Latihan Kasus II: Studi Implementasi Nyata Simulasi penerapan hasil analisis beban kerja pada kasus organisasi tertentu 16.00 – 16.30 Evaluasi, Penutupan & Sertifikasi Umpan balik peserta dan pembicara Penyerahan sertifikat pelatihan Metodologi Pelatihan Pelatihan ini menggunakan pendekatan “Experiential Learning” yang menggabungkan teori dan praktik secara seimbang, melalui: Interactive Lecture: Pemaparan konsep disertai contoh nyata. Group Discussion: Berbagi pengalaman dan analisis permasalahan lapangan. Case Study & Simulation: Latihan praktis penghitungan dan analisis data beban kerja. Feedback Session: Evaluasi dan penyusunan rekomendasi implementatif. Penutup Melalui pelatihan “Workload Analysis: Strategi Efektif Mengelola Beban Kerja untuk Produktivitas Optimal”, organisasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional melalui pengelolaan beban kerja yang lebih terukur dan berkeadilan. Dengan pemahaman dan keterampilan yang tepat, peserta tidak hanya mampu menganalisis, tetapi juga mengubah hasil analisis menjadi strategi peningkatan produktivitas yang berdampak nyata bagi organisasi Output Pelatihan Peserta akan memperoleh: Pemahaman komprehensif tentang Workload Analysis Template dan tools penghitungan beban kerja Contoh laporan analisis beban kerja siap pakai Sertifikat Pelatihan Fasilitas untuk peserta Training kit Sertifikat pelatihan Softcopy materi File dokumentasi FASILITATOR Assosiate Trainer Intipesan WAKTU & TEMPAT 8 – 9 April 2026 | Jakarta 1 – 2 Juli 2026 | Jakarta BIAYA INVESTASI Rp. 4.500.000,- / Peserta Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11% CONTACT Intipesan Training Partner Jl. Baung IV no 36A, Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 (021) 781 5858 (Hunting), (021) 781 9844 Winda (HP. 0812 1272 6553) Whatsapp

Scroll to Top