Program pelatihan sering dilakukan oleh organisasi untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Namun, banyak pelatihan yang belum dievaluasi secara sistematis sehingga sulit mengetahui apakah pelatihan benar-benar memberikan dampak pada kinerja individu maupun organisasi.
Beberapa pendekatan evaluasi pelatihan telah dikembangkan, seperti Kirkpatrick Model yang diperkenalkan oleh Donald Kirkpatrick dan model Phillips ROI Model oleh Jack J. Phillips yang menekankan pengukuran dampak hingga tingkat pengembalian investasi.
Oleh karena itu, diperlukan pelatihan khusus agar para praktisi SDM, trainer, dan pengelola pelatihan mampu merancang dan melakukan evaluasi dampak pelatihan secara sistematis dan terukur.
TUJUAN WORKSHOP
Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu:
TARGET PESERTA
Pelatihan ini ditujukan kepada:
Jumlah peserta ideal: 20–30 orang
| Materi | Pokok bahasan |
|---|---|
| Sesi 1 – Konsep Dasar Evaluasi Pelatihan |
|
| Coffee break | |
| Sesi 2 – Model Evaluasi Pelatihan |
|
| Lunch break | |
| Sesi 3 – Menyusun Indikator Dampak Pelatihan |
|
| Coffee break | |
| Sesi 4 – Desain Instrumen Evaluasi |
|
| Materi | Pokok bahasan |
|---|---|
| Sesi 5 – Pengumpulan Data Evaluasi |
|
| Coffee break | |
| Sesi 6 – Analisis Data Evaluasi |
|
| Lunch break | |
| Sesi 7 – Mengukur Dampak dan ROI Pelatihan |
|
| Coffee break | |
| Sesi 8 – Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut |
|
Setelah pelatihan, peserta diharapkan menghasilkan:
Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi:
Evaluasi pelatihan dilakukan melalui:
Rp. 4.500.000,- / Peserta
Biaya tersebut tidak termasuk PPN 11%